Anda ingin dapat tutorial tentang komputer, klik disini atau anda ingin juga mendapat berita terbaru ataupun trik tentang komputer, anda bisa klik disini.

17/01/09

Gus Dur Sudah Lama Serukan Save Palestine

JAKARTA - Sorak-sorai Save Palestine yang didengungkan berbagai massa di Indonesia belakangan ini rupanya belum seberapa. Karena Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sendiri telah menyerukan Save Palestine sejak puluhan tahun lalu.

Hal tersebut diungkapkan putrinya Yenny Wahid, usai acara Kongkow Bareng Gus Dur di Kedai Tempo, Jalan Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (17/1/2009).

Yenny menceritakan, seruan Save Palestine yang sekarang ramai, sudah didahului Gus Dur. Saat kecil Gus Dur seringkali memakai kaos berwarna biru yang bertuliskan Save Palestine.

"Gus Dur itu sudah sejak puluhan tahun membela kaum Palestina," ungkap Yenny. Menurutnya Gus Dur berjuang untuk menegakkan perdamaian dengan mengkritisi sikap dua belah pihak, yakni Israel-Hamas, yang sama-sama keras.

"Gus Dur juga sering mengingatkan kaum Islam moderat yang mengatakan cinta damai, untuk melakukan perdamaian," katanya.

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) ini secara jelas bersikap mengutuk segala kekerasan dan sesuatu yang berhubungan dengan invasi. Namun tidak ditujukkan dengan sikap provokatif.

Kecewa Obama, McDonalds Daan Mogot "Disegel"


TANGERANG - Restoran cepat saji McDonalds di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang disegel puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Untuk Perdamaian Dunia (AMPERA). Penyegelan dilakukan sebagai bentuk protes penyerangan Israel ke Palestina.

Dalam aksinya, mahasiswa membawa poster dan spanduk bertuliskan "AS dan Israel Teroris". Tidak hanya itu, massa juga melakukan orasi bernada kecama kepada kedua negara tersebut. Mereka menganggap kedua negara itu sebagai teroris. Setelah melakukan orasi, mahasiswa langsung menyegel restoran tersebut.

Menurut koordinator aksi, Dinar, terpilihnya Barack Obama sebagai presiden Amerikan ternyata tidak memberi harapan baru bagi masyarakat dunia.

Hal itu dilihat dari sikap diamnya melihat penyerangan Israel terhadap Palestina yang telah menewaskan ribuan warga sipil.

"Barack Obama hanya bisa diam atau tidak berkomentar serta melakukan tindakan soal penyerangan Israel, apa bedanya dengan teroris Israel," ujarnya, Sabtu (17/1/2009).

Menurutnya, keberpihakan Amerika setelah Obama memutuskan untuk mengangakat Rham Israel Emmanuel mantan tentara Israel menjadi staff gedung putih. "Ini bukti kalau AS berpihak kepada Israel untuk menyerang Palestina," tegasnya lagi.