Foto: Daylife
SEOUL - Mengejutkan. Negara asal daerah Skandinavia, Denmark, berhasil merebut tiga dari lima gelar utama yang diperebutkan di turnamen bulutangkis Korean Super Series 2009.
Hebatnya, gelar juara yang dibawa pulang Denmark adalah tiga gelar bergengsi di nomor tunggal putra, tunggal putri serta ganda putra.
Peter Hoeg Gade berjaya di tunggal putra setelah menaklukkan tunggal putra asal Malaysia Lee Chong Wei dalam pertarungan tiga set 21-18, 10-21 dan 21-17. Di nomor tunggal putri, Tine Rasmussen berhasil menggasak wakil Prancis Pi Hongyan dengan skor 21-19 21-19.
Satu gelar juara lagi di ganda putra menjadi milik Mathias Boe/Carsten Mogensen. Mathias/Carsten sanggup menyikat pasangan tuan rumah Jung Jae Sung/Lee Yong Dae dalam pertarungan dua set langsung 21-12 24-22.
Tuan rumah Korea Selatan mendapat satu hadiah di nomor ganda campuran melalui Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung yang menyisihkan ganda Thailand Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul 21-8 21-7.
Ganda putri Korsel Lee Hyo Jung/Lee Kyung Won juga gagal menambah gelar juara untuk negaranya. Mereka dikalahkan pasangan China Taipei Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin 21-19 21-8.
18/01/09
Denmark Rebut Tiga Gelar
Posted by Vian... at 06.47 0 comments
Labels: Olahraga...
Buang Kecewa, Satrio Hermanto Fokus ke Taupo
JAKARTA - Kecewa sempat terlintas di benak pembalap A1GP Indonesia Satrio Hermanto ketika Indonesia batal menjadi tuan rumah Seri V di Lippo Village Karawaci, 6-8 Februari 2009.
Keinginannya meraih poin optimal di kandang pun harus dikuburnya dalam-dalam. Padahal, timnya telah merancang strategi sedemikian rupa demi hasil yang menggembirakan saat tampil di depan publik sendiri.
"Kami telah memiliki perencanaan matang untuk meraih poin di kandang, tapi keinginan itu lenyap setelah Indonesia dicoret selaku tuan rumah. Pihak A1GP justru menunjuk A1GP Gauteng, Afrika Selatan, sebagai seri berikutnya," kata Satrio Minggu (18/1/2009).
Namun, Satrio tidak dapat berbuat banyak ketika Federasi Automobil Internasional (FIA) tak memberikan lisensi atas pembangunan sirkuit jalanan di Lippo Karawaci. Dia pun mulai beralih strategi merebut poin di Taupo, Selandia Baru, 23-25 Januari 2009.
Menurutnya, peruntungan di negeri Kiwi itu tak berbeda jauh dengan strategi sebelumnya yang batal diterapkan di Indonesia. Dia berharap setidaknya akan memecahkan poin telur sekaligus menaikkan posisi Merah Putih yang terjebak di posisi 21 dari 23 kontestan.
Satrio bersama timnya akan berupaya keras masuk 10 besar dalam sesi kualifikasi, Sabtu (24/1/2009). "Kami harus mencapai target itu jika ingin meraih poin," cetusnya.
Dia optimistis akan membuktikannya setelah pengganti Ananda Mikola dan Moreno Suprapto itu mengenal dengan baik karakter sirkuit Taupo. Dia bahkan mengenal setiap tikungan usai menjalani balapan di sana sebelumnya.
"Musim lalu saya balapan di sana. Sirkuit itu memiliki panjang lintasan yang pendek dan lebar track tak kurang sembilan meter. Sulit bagi pembalap di belakang jika ingin melakukan overlap," ungkapnya.
Karena itu, pertaruhannya akan ditentukan di babak kualifikasi. Jika Satrio mampu masuk 10 besar, dia antusias akan memecahkan poin telur yang selalu menghantui Indonesia jelang Seri IV di Selandia Baru.
Sementara sirkuit Taupo memang memiliki lintasan terbilang rumit. Sirkuit itu hanya memliki panjang 3.32 km dan 14 tikungan. Penamaan sirkuit Taupo sendiri disebabkan sirkuit itu dibangun di kawasan Danau Taupo.
Posted by Vian... at 06.46 0 comments
Labels: Olahraga...
Petrokimia Bangkit, Popsivo Kandas Lagi
JAKARTA - Gresik Petrokimia menggapai kemenangan pertama mereka dengan mengandaskan Jakarta Popsivo Polwan, 3-2 (25-21, 25-21, 18-25, 16-25, 12-15) di GOR Kerta Jaya, Surabaya, Minggu (18/1/2009).
Bagi Petrokimia, kemenangan itu menjadi yang pertama setelah sebelumnya dikalahkan Surabaya Bank Jatim. Sedangkan bagi Popsivo, kekalahan itu merupakan yang kedua kalinya setelah pada laga pertama harus mengakui kehebatan tim ibu kota lainnya, Jakarta BNI Taplus.
"Anak-anak di set pertama dan kedua mainnya tegang. Mereka lambat menguasai keadaan. Baru pada set ketiga dan keempat mereka bermain stabil. Set kelima memang sempat ketinggalan, tetapi saya bilang kepada mereka bahwa harus semangat," kata Pelatih Petrokimia, Wang Jun.
Pada set kelima, Popsivo sempat menguasai keadaan dan unggul cukup jauh. Namun, ternyata mereka tidak mampu memanfaatkan berbagai peluang untuk menang. Pada set penentuan itu, Petrokimia sempat ketinggalan 1-5, 6-10, 7-11 namun, berbalik unggul 14-11. Popsivo hanya mendapatkan satu poin dan akhirnya Petrokimia menang 15-12.
"Kami bermain lebih semangat pada set terakhir. Memang kami sempat ketinggalan dan berpikir akan kalah. Saya ingin, kalau pun kalah jangan sampai di bawah 10. Tetapi, dengan semangat, akhirnya kami menang," kata kapten Petrokimia, Novia Andriyanti.
Pelatih Popsivo Eko Waluyo mengaku bingung mengapa timnya yang sudah unggul 2-0, dan memimpin set kelima justru akhirnya kalah. "Kayaknya kalah kondisi. Mereka semua pemain muda yang tenaganya lebih unggul. Sedangkan kami sebagian pemain tua-tua," kata Eko Waluyo.
Pemain yang ditampilkan Popsivo memang tergolong gaek, seperti Ni Putu Timy Yudhani Rahayu dan Dwi Sari Iswaningsih yang sama-sama telah berusia 32 tahun. Kapten tim Rita Kurniati juga sudah berkepala tiga.
"Set kelima receive pemain jelek, koordinasi belakang kacau balau. Pertahanan pun lemah dan diperparah dengan emosi tinggi pemain karena ingin menang," ujar Rita.
Posted by Vian... at 06.44 0 comments
Labels: Olahraga...
Jo-Wilfried Tsonga Fit untuk Australian Open
MELBOURNE - Runner up Australian Open musim lalu, Jo-Wilfried Tsonga, tahun ini memastikan diri bakal kembali tampil di Melbourne. Sebelumnya Tsonga dikhawatirkan absen karena mengalami cedera punggung.
"Saya merasa lebih baik dibanding sebelumnya dan tidak sabar untuk segera tampil," terang petenis asal Prancis itu seperti dikutip Fox Sports, Minggu (18/1/2009).
"Sangat mengkhawatirkan, karena itu adalah tipe cedera yang kita tidak tahu kapan berhentinya," tambah Tsonga.
Dewi Fortuna kali ini memang tengah berpihak pada Tsonga. Oleh panitia turnamen Tsonga diberi jadwal bermain perdana pada Selasa (20/1/2009) sehingga memiliki kesempatan lebih lama untuk memulihkan diri.
"Bila saya harus bermain (hari Minggu), saya tidak akan pulih 100 persen. Tapi saya masih memiliki dua hari lagi untuk tampil," sambut Tsonga
Posted by Vian... at 06.42 0 comments
Labels: Olahraga...
